MEDIA KULIAH ONLINE VIA INTERNET

MEDIA KULIAH ONLINE VIA INTERNET BERSAMA IRWIN ANANTA

Goresan hati teruntuk awak media TV/cetak khusus nya serta buat umat islam indonesia umumnya…(menanggapi komentar Wakil Ketua Tim Pemantau TV Ramadan 1431 H dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal Banyak Ustadz ‘Gadungan’ di Televisi )

Mungkin kalau diantara kwan2 ada yg dah biasa baca kitab2 syarah hadist maupun kitab2 tulisan para ulama salaf atau kitab2 para ulama mutaakhirin yang merujuk mereka (para salaf) dgn baik tentu akan mengatahui prihal apa yg spatutnya harus ada bagi Asatidzah (para ustadz)dalam hal akhlak dan ke ilmuan nya, sungguh kita akan melihat perbedaan yang sangat jauh sekali bagaikan bumi dan langit baik dari segi keilmuan dan akhlak antara para ustadz yg tampil di media cetak & elektronik dengan para ustadz penulis kitab maupun para ustadz yang merujuk penjelasan para salaf dengan baik, sehingga kita meyakini bahwa di zaman kita ini terlalu bermudah mudahan utk mengatakan bahwa si fulan ustadz (dlm konteks ahli agama) atau si fulan itu ulama, kyai, tuan guru dsb nya (yg menggambarkan tokoh ahli agama).. hanya karena mereka bisa bermain retorika dgn kemasan2 dalil2 Quran dan hadist namun ilmu dan bahasan nya yah hanya bgitu2 saja yg orang banyak pun sudah tahu
sbtulnya.., bahkan sebagian lainnya lagi berdakwah dgn menggunakan hadist dhoif, palsu, cerita khurafat, cerita bohong dgn alasan kan buat dakwah yang penting tujuan nya baik.. Wallahul Musta’aan

jarang sekali kita dapati pengulasan masalah2 aqidah/tauhid , manhaj, fikih, muamalah, akhlak dan sebagainya dibahas secara detail kasus perkasus dgn merujuk Al Quran, sunnah dan atsar para salaf, juga tidak kita dapati ada pentarjihan atas suatu masalah scra ilmiyah.., kenapa bisa terjadi demikian..?? jawab nya karena para ustadz yang banyak bicara di TV2 , koran2 dan radio2 saat ini hakekat nya mereka BUKAN PARA USTADZ, BUKAN PARA ULAMA namun MEREKA itu pelawak, penyanyi dangdut, ahli bidah, ahli pidato, tokoh politik, tokoh ormas, pemburu hantu, paranormal dll, namun dalam kemasan kopiah, sarung dan sorban agar mnyerupai nampak sebagaimana tampilan nya para ulama,

sebenarnya hal ini pun menunjukan tidak CERDAS nya para awak media seputar pengetahuan nya dalam hal dienul islam ini, hal ini bs dibuktikan dengan dipilih nya para ustadz jadi2 an mnjadi pengkhotbah..!, lantas sampai kapan mau cerdas umat islam indonesia ini kalo terus menerus begini…?, Wallahul Musta’aan.., semoga Allah memberi petunjuk kepada awak media sehingga lewat tangan kalian bisa menjadi wasilah tuk memperbaiki umat bukan menjerumusakan umat seperti saat ini..!!!

sungguh benar perkataan & firasat ibnu mas’ud radhiyallahu anhu (ulama di zaman sahabat nabi), akan datang suatu masa yg banyak ahli pidato nya dan sedikit ulama nya yah persis spt di zaman kita ini, sungguh ajib bin ajaib pernah di suatu media memberitakan suatu ulasan berita “ratusan ulama berkumpul di..?? Subhanallah gmn ngumpulin nya ulama sebanyak itu? nyari satu atau dua ulama saja sulit di Indonesia ini, yang masih ada lumayan jumlah nya itu para da’i mutamakkin namun itu pun ga
juga banyak2 amat kayak gambaran media masa tsb Wallahu a’lam..:),

benar lah kata kwan ana yang mengatakan kurang lebih bgni “jika antum pakai jubah, pakai sorban, pasang jenggot apalagi ada wajah2 arab2 dkit palagi ngaku dari arab trus masuk2 kampung di indonesia ini bisa2 di cium tuh bulak balik tangan antum karena dikira antum tuh ustadz, ulama pdhal bisa jadi di arab sbnarnya dia itu hanya tukang cendol karena kan di arab memang sama semua bgtu pakaian dan pnampilan sosok pada umum nya” ini sungguh merupakan kebodohan yg luar biasa jika ada yg memahami seseorang itu ustadz atau ulama hanya dari hal spt itu, Wallahul Musta’aan..

http://id.berita.yahoo.com/awas-banyak-ustadz-gadungan-di-televisi-013632157–ramadan2012.html

Iklan

7 Agustus, 2012 - Posted by | Goresan hati teruntuk awak media TV/cetak khusus nya serta buat umat islam indonesia umumnya...(menanggapi komentar Wakil Ketua Tim Pemantau TV Ramadan 1431 H dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal B

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: